Nama : Aditya Putra Chandra
NIM : 705140036
Tempat/Tanggal lahir : Jakarta,15 Maret 1996
Umur : 18 tahun
Hobi : out going,menonton,bermain game online
pendidikan : Kuliah di Universitas Tarumanagara
Jurusan : Psikologi
Hobi : out going,menonton,bermain game online
pendidikan : Kuliah di Universitas Tarumanagara
Jurusan : Psikologi
Di blog ini saya ingin menuliskan tentang pembelajaran saya di Psikologi tentang FILSAFAT. Hari ini adalah hari pertama blok filsafat dimulai,dan blog ini merupakan tugas individu yang diberikan oleh dosen saya.
Pelajaran hari ini dinamakan "Pengantar Filsafat" . Materi hari ini dimulai dari pengenalan apa arti filsafat itu sendiri yang banyak dikemukakan oleh para tokoh-tokoh terkenal jaman dulu.Saya juga sudah mulai tahu arti kata filsafat itu sendiri yang salah satunya itu adalah mencintai kebijaksanaan. Kemudian kami juga diajarkan bagaimana sejarah atau awal mula filsafat berada atau bagaimana orang dapat berfilsafat. Filsafat sendiri ada yang berasal dari India,Cina, dan Negara-Negara bagian Barat. Saya belajar sejarah filsafat ini dengan cara membuat mindmap yang temasuk tugas yang dibeerikan oleh dosen sehingga tidak dijelaskan banyak mengenai seejarah filsafat ini. Ini tugas Mindmap yang kelompok saya buat


Pada pertemuan hari ini saya mendapatkan ilmu darimana filsafat itu berasal,apa arti filsafat itu sendiri dan menurut saya ini termasuk pelajaran atau blok yang cukup sulit tapi saya akan coba untuk menyukai blok ini. Tugas blog ini terbagi dalam kelompok juga. saya adalah kelompok 5AB dan ini teman-teman saya :
Jeannyfer Tedja (705140055)
Maya Lestari Wijaya (705140065)
Cherika (705140165)
Bonita Pitasari (705140035)
Lina (705140074)
Hendra (705140045)
hendrahosen.blogspot.com
Selasa 16 September 2014
Pada hari ini KBK Filsafat mengajarkan tentang Aksiologi dan Metafisika. Pada sesi pertama diajarkan tentang Aksiologi yang mempelajari tentang adanya fakta dan nilai. Fakta dan Nilai juga terdapat perbedaan,yaitu fakta itu terdapat sesuatu yang riil atau bs dilihat oleh semua orang,sedangkan nilai itu adalah tanggapan seseorang pada sesuatu tersebut. Nilai-nilai itu selalu didasari oleh fakta,jadi tidak bias seseorang menilai sesuatu bila tidak ada faktanya. Setelah dijelaskan oleh dosen, saya dan teman-teman diberikan tugas presentasi tentang fakta dan nilai yang ada di Universitas Tarumanagara ini.
Pada sesi ke-2 saya dan teman-teman diajarkan mengenai Metafisika. Metafisika sendiri itu memiliki arti yaitu Sesudah Fisika. Tetapi bahan ini tidak terlalu diajarkan banyak karena lebihh dijelaskan ke pecabangan-percabangan filsafat. Aksiologi dan Metafisika termasuk dari cabang-cabang Filsafat.
Saya sekarang menjadi tahu apa perbedaan antara nilai dan fakta,kemudian juga mengetahui sebagian dari percabangan dari filsafat ini. Pelajaran hari ini menuut saya cukup menarik.
Kamis 18 September 2014
Hari ini saya pada sesi pertama, saya belajar KBK Filsafat melalui percabangan Epistemologi. Epistmologi ini mempelajari tentang kebenaran. Dalam hal ini terdapat 5 teori kebenaran,yaitu
1. Teori Korespondensi- sesuatu dikatakan benar bahawa subjek yakin bahwa objek sesuai kenyataan.
2. Teori Koherensi- sesuatu dikatakan benar apabila terdapat kesesuaian pendapat antara beberapa subjek terhadap suatu objek
3.Teori Pragmatik- sesuatu dikatakan benar apabila sesuatu tersebut memiliki kegunaan buat subjek
4. Teori Konsensus- sesuatu dikatakan benar bila ada kesepakatan tetapi dengan alas an tertenu.
5. Teori Semantik- sesuatu dikatakan benar bila subjek tahu dengan tepat arti suatu kata.
Epistemologi juga memiliki sifat yaitu :
- Kritis = mempertanyakan/menguji cara kerja
- Nomatif = menentukan tolok ukur darimana ditentukan kebenarannya
- Evaluatif = menilai kebenarannya secara logis dan akurat
Epistemologi juga memiliki metode untuk memperoleh pengetahuan. ada 3 metode yaitu:
1. Empirisme (John Locke) = memperoleh kebenaran melalui suatu pengalaman.
2. Rasionalise (Rene Descartes) = memperoleh kebenarann yang berlandaskan pada akal.
3. Fenomenalisme (Immanuel Kant) = memperoleh kebenaran melalui gejala-gejala yang Nampak.
Pada sesi ke-2, saya memmpelajari apa arti kebenaran yang sesungguhnya. kebenaran sendiri berarti kesesuaian antara apa yang dipikirkan atau dinyatakan dengan kenyataan sesungguhnya.
Menurut kaum Positivime Logis terdapat 2 kebenaran yaitu:
1. Kebenaran Faktual = kebenaran tentang ada tidak adanya secara fakta di dunia nyata.
2. Kebenaran Nalar = kebenaran yang sifatnya pengulangan gagasan yang membantu kita memperoleh kebenaran.
Saya juga menjadi tahu pendapat menurut Thomas Aquinas :
1. Kebenaran ontologis = kebenaran yang terdapat dalam kenyataan dan bersifat kemungkinan dianggap benar.
2. Kebenaran Logis = Kebenaran yang ada pada akal budi manusia dengan adanya kesesuaian akal dengan kenyataan.
Kemudian, menurut kamu Eksistensial menyatakan bahwa kebenaran itu meruupakan sesuatu yang berharga.
Pada sesi ini juga kelas kami diberikan tugas debat tentang pro-kontra mengenai Pemilu angsung dan tidak langsung. Saya melihat dari metode Empiris dan saya Pro terhadap pemilihan langsung. Sesuai pengalaman, Presiden SBY yang kita pilih langsung itu presiden yang sebagian besar melakukan tugasnya dengan baik. Ada sekelompok orang yang berpendapat bahwa pemilu tidak langsung lebih baik dikarenakan pemerintah yang lebih tahu yang mana yang pantas untuk menjadi pemimpin. Kenyataannya pun kita masih menggunakan pemilihan langsung sampai sekarang. Itu berarti sesuai dengan prinsip Demokrasi yang kita gunakan.
Pada sesi ini juga kelas kami diberikan tugas debat tentang pro-kontra mengenai Pemilu angsung dan tidak langsung. Saya melihat dari metode Empiris dan saya Pro terhadap pemilihan langsung. Sesuai pengalaman, Presiden SBY yang kita pilih langsung itu presiden yang sebagian besar melakukan tugasnya dengan baik. Ada sekelompok orang yang berpendapat bahwa pemilu tidak langsung lebih baik dikarenakan pemerintah yang lebih tahu yang mana yang pantas untuk menjadi pemimpin. Kenyataannya pun kita masih menggunakan pemilihan langsung sampai sekarang. Itu berarti sesuai dengan prinsip Demokrasi yang kita gunakan.
Selanjutnya saya juga dijelaskan tentang kekeliruan yang berarti benar dinyatakan salah dan yang salah dianggap benar atau dapat terjadi karena gagal mengidentifikasi masalah.
Ini ada beberapa factor mengapa kita bias keliru,yaitu :
-sikap terburu-buru
-takut salah yang keterlaluan/gegabah
-bingung akibat emosi
-prasangka
-tidak mematuhi aturan logika
Pada sesi hari ini saya menjadi dapat lebih memahami apa arti kebenaran yang sebenarnya kemudian saya juga dapat mengetahui bagaimana cara mencegah kekeliruan.
Sumber : Power Point perkuliahan
Jumat 19 September 2014
Pada hari ini KBK Filsafat mengajarkan 4 sesi. Saya mempelajari Logika,Subyektif dan obyektif,klasifikasi dan definisi,konfirmasi,inferensi,dan konstruksi teori.
Pada sesi Logika,saya mempelajari arti kata logika itu sendiri yaitu berasal dari bahasa Yunani yaitu Logikos yang berarti keinginan mengungkapkan sesuatu melalui bahasa.
Mempelajari Logika ini juga ada beberapa manfaatnya yaitu:
1. membantu setiap orang untuk mampu berpikir kritis,rasionalis,metodis.
2. kemampuan meningkatkan kemampuan bernalar secara abstrak.
3.mampu berdiri lebih tajam dan mandiri.
4.menambah kecerdasan berpikir.
Logika juga memiliki 2 macam yaitu Logika Kodrati dan Logika Ilmiah. Logika Kodrati yaitu akal budi yang dapat bekerja menurut hukum-hukum logika dengan cara yang spontan. sedangkan, Logika ilmiah adalah sama dengan Logika Kodrati hanya saja lebih memperhalus,mempertajam pikiran serta akal budi.
Selnjutnya disini juga ada Logika Formal (Logika Minor) dan Logika Material ( Logika Mayor) yang masing-masing berarti logika yang berbicara tentang Kebenaran bentuk dan yang satunya adalah logika yang berbicara tentang kebenaran isi.
Yang saya pelajari selanjunya adalah tentang Subyektivisme dan Obyektivisme. Subyektivisme berarti pengetahuan yang dianut sebagai keyakinan yang dianut individu.
ciri-ciri pendekatan subyektivisme antara lain :
- menggagas pengetahuan sebagai suatu keadaan mental yang khusus
- pengalaman subyektif sebagai titik tolak pengetahuan dari diri sendiri
- prinsip subyektif tentang alasan cukup
Kemudian setelah Subyektivisme yaitu Obyektivisme yang dapat diartikan sebagai pandangan yang menganggap bahwa segala sesuatu yang dipahami tidak tergantung pada orang yang memahami.
ada 3 pandangan dasar dari Obyektivisme ini yaitu:
1. kebenaran itu berdiri sendiri terlepas dari subjek
2. kebenaran itu dating dari bukti fakta.
3. kebenaran hanya bias didasari oleh pengalaman inderawi.
kemudian obyektivisme ini juga di bagi menjadi 2 yaitu obyek khusus dan obyek umum. obyek khusu berarti data yang ditangkap oleh satu indera,bila obyek umum data yang dapat ditangkap oeh beberapa indera.
pada sesi ini kami dibagi kelompok untuk mempraktekan tentang Subyektivisme dan Obyektivisme ini. tugas masing-masing kelompok yaitu membuat suatu gerakan yang harus ditebak oleh kelompok yang lain. Tugas ini sangat menarik juga dan membuat saya tidak mengantuk pada pagi tadi.
Pelajaran selanjutnya yaitu mengenai Konfirmasi,Inferensi,Konstruksi Teori.
KONFIRMASI
etimologi nya berasal dari bahasa inggris yaitu confirmation yang berarti menguatkan. ada 2 aspek konfirmasi yaitu
-Kualitatif (menunjukkan kebenaran)
-Kuantitatif ( memperkuat kebenaran dengan melakukan penelitian yang diambil melalui sample lalu di generalisasikan)
ada 3 jenis konfirmasi juga yaitu sebagai berikut:
1. decision theory ( kepastian berdasarkan keputusan )
2. estimation theory ( menetapkan kepastian dengan memberi peluang benar atau salah melalui konsep probabilitas )
3. reliability theory ( menetapkan kepastian dengan mencermati stabilitas fakta yang berubah terhadap hipotesis )
INFERENSI
Arti dari inferensi ini adalah proses membuat kesimpulan dari satu atau lebih keputusan.
Penarikan kesimpulan ada 2 cara yaitu deduktif dan induktif. deduktif itu mengambil kesimpulan dari sesuatu yang umum ke khusus sedangkan induktif sebaliknya.
Inferensi memilik Hukum-Hukum yang berlaku,antara lain:
1. bila premis benar maka kesimpulan bena
2.bila premis salah,kesimpulan dapat salah namun dapat juga kebetulan benar
3.bila kesimpulan salah,premis juga salah
4. bila kesipulan benar,maka premis bias benar tetapi biasjuga salah.
KONSTRUKSI TEORI
Teori memiliki arti sendiri yaitu model/kerangka pikiran yang menjelaskan fenomena alami maupun social tertentu. perkembangan ilmu pengetahuan ini terbagi menjadi 3 periode yaitu Animisme,Ilmu Empiris,Ilmu Teoritis. Kemudian juga memiliki 3 aliran yaitu reduksianisme, instrumentalisme,realisme.
Konstruksi Teori memiliki 3 model yaitu model korespondensi,koherensi,pragmatis.
-Korespondensi= kebenaran sesuatu di buktikan dengan adanya fakta
-Koherensi = sesuatu dipandang benar bila sesuai dengan morall tertentu
-Pragmatis = konsep kebenaran ditata menurut pola hubungan yang beragam kemudian menyederhanakan yang kompleks.
Berikutnya saya mempelajari Critical Thinking. Arti dari Critical Thinking ini adalah merasionalisasikan proses berpikir manusia secara hati-hati mengamati proses berpikir sebagai dasar untuk mengklarifikasi dan memperbaiki pemahaman kita tentang sesuatu.
Karakteristik dari Critical Thinking adalah :
1. Rasional,Reasonable,Reflektif
2. Berpikir Skeptisisme (tidak langsung percaya kebenaran)
3. Otonomi (tidak mudah dimanipulasi)
4. Kreatif (menciptakan ide orisinal)
5. Adil (tidak berpihak pada siapapun)
6. Dapat dipercaya dan dapat dilakukan
Selain dari karakteristik,Critical Thinking juga memiliki 5 jenis model-model yaitu :
1.Total Recall (mengingat kembali sesuatu kejadian bila dibutuhkan)
2.Habits (berpikir yang diulang-ulang sehingga sesuatu dapat dilakukan tanpa berpikir)
3.Inquiry ( memeriksa isu secara mendalam dengan menanyakan hal yang nyata atau menanyakan segala sesuatu )
4.New ideas and creativity
5.Knowing how you think( mengetahui apa yang kamu pikirkan)
Pelajaran terakhir yang saya dapatkan hari ini yaitu tentang KLASIFIKASI dan DEFINISI.
KLASIFIKASI
Klasifikasi berarti landasan bagi ilmu pengetahuan manusia. klasifikasi memiliki beberapa aturan-aturan yaitu 1) harus lengkap 2)harus sungguh-sungguh memisahkan 3) menurut dasar yang sama 4) sesuai dengan tujuan yang hendak dicapai.
DEFINISI
Arti dari definisi adalah perumusan singkat,padat,jelas,agar dapat dimengerti dan dibedakan dari semua hal diluar dirinya. Jenis-jenis definisi yaitu Nominal (ex: sinonim,etimologi,berguna untuk mengerti kata-kata), dan Riel (realitas).
Aturan dari definisi ini yaitu :
1. definisi harus bias dibolak-balik dengan yang didefinisikan.
2. hal yang tidak didefinisikan tidak boleh masuk ke dalam definisi
3. tidak boleh negative
4. definisi harus sungguh menjelaskan.
Jadi pada materi hari ini saya mulai mengerti bagaimana menggunakan logika dan mengerti juga apa arti subyektivisme-obyektivisme, tetapi pada bahan klasifikasi dan definisi serta konfirmasi,inferensi,konstruksi teori baru sedikit yang saya pahami karena itu nanti saya akan lebih mempelajarinya lagi.
Sumber : Power Poit Perkuliahan
Sumber : Power Poit Perkuliahan
Senin 22 September 2014
Pada KBK Filsafat hari ini saya mempelajari 3 hal. 3 hal tersebut adalah Silogisme, Kesesatan, dan Etika-Nilai-Moral. Pada sesi pertama saya mempelajari tentang Silogisme,berikut penjelasannya.
SILOGISME
Silogisme sendiri berarti setiap penyimpulan,dimana dari dua premis disimpulkan menjadi suatu keputusan yang baru. Silogisme ini memiliki ciri dan prinsip, cirinya adalah silogisme harus memiliki kata-kata seperti "karena itu","maka dari situ". Setelah mendapatkan kesimpulan, tentukan alasan mengapa terjadi kesimpulan seperti itu. Prinsipnya adalah bila premis benar maka kesimpulannya juga benar.
Ada 2 macam Silogisme yaitu Silogisme Kategoris dan Silogisme Hipotesis.
SILOGISME KATEGORIS
Silogisme Kategoris adalah silogisme yang premis-premis dan kesimpulannya berupa keputusan pernyataan tanpa syarat. Ini dapat dibedakan menjadi 2 yaitu Tunggal dan Tersusun. Dikatakan kategoris tunggal karena terdiri atas 2 premis, sedangkan dikatakan kategoris tersusun terdiri atas lebih dari 2 premis atau lebih.
Berikut contoh dari kategoris Tunggal :
-Setiap manusia dapat mati (premis mayor) (umum)
-Budi adalah manusia (premis minor) (khusus)
- jadi, Budi dapat mati (kesimpulan)
Selanjutnya, Silogisme Kategoris majemuk yng terdiri dari 4 bagian yaitu epycherema,enthymema,polisilogisme,sorites.enthymema,polisilogisme,sorites ini hamir sama dengan kategoris tunggal,yang berbeda adalah epycherema. Epycherema adalah silogisme yang salah satu/kedua premisnya disertai alasan,contoh:
-semua arloji bermutu adalah arloji mahal,karena sukar pembuatannya
-Arloji Mido itu adalah arloji mahal,karena selalu tepat dan awet
-Jadi, arloji mido itu adalah arloji mahal.
Ada 4 Hukum Silogisme Kategoris yaitu :
1) Silogisme tidak boleh mengandung lebih atau kurang dari 3 term
2) Term tidak bleh masuk ke dalam kesimpulan
3) Term subyek dan predikat dalam kesimpulan tidak boleh lebih luas daripada premisnya
4) Term harus besifat Universal
SILOGISME HIPOTESIS
Silogisme Hipotesis adalah silogisme yang terdiri dari 1 premis atau lebih yang berupa kepuusan Hipotesis. Silogisme ini dibagi menjadi 3 bagian yaitu Kondisional,Disyungtif,Konyungtif.
-Kondisional,yang ditandai dengan ungkapan jika......maka....
-Disyungtif yang ditandai dengan ungkapan atau.....atau.....
-Konyungtif yang ditandai dengan ungkapan tidak sekaligus.....dan.....
KESESATAN (FALLACIA)
Sesi selanjutnya saya mempelajari tentang Kesesatan. Kesesatan memiliki arti yaitu kesalahan pemikiran dalam logika,bukan kesalahan fakta melainkan kesalahan kesimpulan karena penalaran yang tidak sehat.
Kesesatan dibagi menjadi 2 yaitu kesesatan formal dan informal. Kesesatan formal berarti pelanggaran terhadap kaidah logika sedangkan informal adalah kesalahan dalam berbahasa.
Kesesatan Informal dibagi menjadi 2 lagi yaitu kesesatan diksi dan presume.Berikut akan saya jelaskan tentang Kesesatan Diksi dan Presume.
KESESATAN DIKSI
Kesesatan ini sering terjadi karena kalimat yang kita gunakan kurang dimengerti sehingga menjadi rancu dan menyesatkan. Ada 6 kesesatan di dalam Kesesatan diksi ini yaitu penempatan kata depan yang keliru, mengacaukan posisi subjek atau predikat, ungkapan yang keliru, kesesatan Amfiboli (satu kata yang memiliki arti ganda),Kesesatan aksen (pemberian tekanan yang salah pada suatu kata),dan alasan yang salah atau hanya di andaikan.
KESESATAN PRESUMSI
Kesesatan ini dapat terjadi karena generalisasi yang tergesa-gesa. Ada beberapa bagian dalam kesesatan ini, berikut penjelasannya;
A. Kesesatan karena pernyataan menimbulkan pertanyaan (petition principii)
B. Kesesatan karena menghindari persoalan
- argumentum ad hominem ( kesesatan timbu karena argument yang dialihkan dari pokok persoalan ke seseorang )
- argumentum ad ppopulum ( ditujukan kepada banyak orang dengan cara menggugah perasaan mereka agar menyetujui suatu pendapat )
- argumentum ad misericordiam ( timbul karena argumentasi di alihkan menjadi belas kasihan )
- argumentum ad ignorantiam ( timbul karena argumentasi timbul didasarkan pada ketidaktahuan )
- argumentum ad auctoritatem ( timbul karena dukungan argumentasinya didapatkan dari kewenangan )
- argumentum ad baculum ( timbul karena adanya ancaman )
- argumentum demi keuntungan seseorang
- Kesesatan nn causa pro causa ( terjadi karena orang salah menentukan penyebabnya )
C. Kesesatan melalui retorika
- eufemisme dan disfemisme ( tindakang membangkan yang disetujui dan tidak disetujui )
- perbandingan,definisi,penjelasan retorik ( dapat mempengaruhi sikap serta memasukkan prasangka tertentu )
- stereotype ( pencirian terhadap sekelompok orang dengan atau tanpa bukti )
- innuendo ( sindiran tidak langsung )
- loading question ( terjadi karena peerrtanyakan yang diajukan tersirat muatan jawaban )
- weaseler ( metode linguistic untuk keluar dari kesulitan )
- meremehkan ( upaya membuat seseorang kelihatan kurang berarti )
- lelucon atau sindiran
- hiperbola ( pernyataan yang terlalu berlebihan )
- pengandaian bukti ( memberi sugesti bahwa ada otoritas untuk sebuah pernyataan tanpa ada bukti )
- dilemma semu ( serba salah )
Inilah hasil pekerjaan kelompok kami :
ETIKA DAN MORAL
Etimologi kata etika adalah berasal dari bahasa Yunani yaitu ethos yang berarti kebiasaan. arti Etika sendiri terdapat banyak arti,tetapi memiliki arti umum yaitu sebagai system nilai yang ada dalam ajaran berbentuk nasihat atau aturan agar benar-benar menjadi manusia yang baik.
Arti kata Moral adalah filsafat berbicara mengenai nilai dan norma moral yang dapat menentukan perilaku manusia.
Tujuan mempelajari Etika adalah untuk menyamakan persepsi tentang perbuatan yang baik atau buruknya manusia. Sebagai ilmu,Etika itu kritis dan metodis.
Terdapat perbedaan antara Etika dan Moral yaitu Etika lebih mengkritisi apakah benar langkah atau cara yang diambil, sedangkan Moral itu cara mencari langkah atau caranya.
Etika ada 2 macam yaitu Deskriptif dan Normatif. Deskriptif berarti berusaha meneropong secara kritis dan rasional,sedangkan Normatif adalah dilihat dari kaitannya dengan norma-norma yang berlaku.
Etika juga dibagi 2 lagi menjadi Umum dan Khusus. Umum itu membicarakan tentang teori-teori dan prinsip etika, sedangkan khusus membicarakan tentang individu dan social.
Selain Etika, terdapat istilah lain yang disebut dengan Etiket. Perbedaan antara Etika dan Etiket adalah, Etika lebih ke tentang nilai dan norma, sedangkan Etiket adalah lebih ke sikap kita ke orang lain atau tindakan kita sehari-hari.
Sumber : Power Point Perkuliahan
SELASA 23 SEPTEMBER 2014
Pada KBK Filsafat hari ini saya mendapat pelajaran Etika dan moral dan Filsafat Manusia. Pada sesi Etika dan Moral hari ini hanya sedikit pengulangan dari yang hari kemarin yang hari ini lebih diperjelas oleh dosen saya,karena slide kemarin kata dosen saya belum lengkap. Tetapi terdapat sedikit tambahan yaitu mengenai Aliran Etika yaitu sebagai berikut :
- eudemonisme ( Roh atau semangat yang baik )
- egoisme ( kesenangan dan kebaikan diri sendiri dan bukan untuk kebaikan orang lain )
- utilitarianisme ( sesuatu bila tidak berguna bagi kita maka tidak akan kita lakukan atau gunakan )
- deontologisme ( ilmu yang mempelajari tentang kewajiban moral )
- etika siuasi ( kebenaran suatu tindakan yang ditemukan dalam situasi konkret )
FILSAFAT MANUSIA
Salah satu arti dari filsafat manusia ini adalah hasrat untuk tahu siapa dan apakah manusia itu. Dulu bukan Filsafat manusia namanya melainkan Filsafat Rasional. Nama bias berubah karena Filsafat ini mempelajari tentang manusia yang seutuhnya.
Belajar Filsafat Manusia ini memiliki manfaat yang cukup bagus, jadi kita perlu belajar filsafat manusia agar 1) manusia mampu dan wajib menyelidiki sesuatu yang ada, dan 2) manusia dpat bertanggung jawab dalam diri sendiri.
Kemudian dosen juga menjelaskan mengenai metode-metode filsafat. Ada beberapa metode seperti :
- refleksi
- analisa transcendental ( menanyakan apa yang akan terjadi selanjutnya )
- sintesa
- ekstensif
- intensif
- kritis
Sumber : Power Point Perkuliahan
KAMIS 25 SEPTEMBER 2014
Hari ini saya dan teman-teman saya menjalani UTS Blok ini. Soalnya cukup susah dan saya juga tidak tahu ujian saya lulus atau tidak,semoga saja saya bisa lulus di UTS ini.
Setelah UTS saya diberikan pelajaran baru tentang MANUSIA: BADAN DAN JIWA. Bagian ini menurut saya tidak terlalu sulit,karena tidak terlalu banyak bahasan nya.
Badan dan Jiwa manusia ini berarti satu kesatuan yang membentuk pribadi manusia. Kesatuan keduanya lah yang membuat manusia utuh.
Dalam mempelajari Badan dan Jiwa ini terdapat 2 aliran yaitu Monisme dan Dualisme.
Monoisme berarti melihat bahwa badan dan jiwa satu kesatuan
Dualisme berarti melihat bahwa badan dan jiwa merupakan 2 hal yang berbeda.
MONISME
Monisme ini terdapat 3 bagian yaitu sebagai berikut :
- Materialisme ( menempatkan material sebagai dasar segala hal )
- Teori Identitas ( mengakui aktivitas mental manusia )
- Idealisme ( sesuai dengan cara piker Rene Descartes ( saya berpikir maka saya ada ) )
Dualisme ini dibagi menjadi 4 yaitu :
- Interaksionisme ( focus pada hubungan timbal balik antara badan dan jiwa )
- Okkasionalisme ( memasukan dimensi ilahi dalam membicarakan badan dan jiwa )
- Paralelisme ( kejadian ragawwi terdapat pada alam, kejiwaan terdapat pada jiwa manusia )
- Epifenomenalisme ( melihat hubungan jiwa dan raga dari fungsi syaraf )
BADAN MANUSIA
Selanjutnya saya mempelajari tentang badan manusia. Arti dari badan manusia ini adalah elemen dasar dalam pembentukan pribadi manusia. Gerakan badan itu bersifat mekanistik. Menurut Gabriel Marcel bila kita membicarakan tubuh berarti membicarakan diri kita sendiri. Macam-macam aktivitas keberadaan yang terjadi dalam badan antara lain : tertawa,menangis,jala,duduk, dan sebagainya.
JIWA MANUSIA
Diartikan sebagai Jiwa sebagai kompleksitas kegiatan mental manusia dan menyadarkan manusia siapa dirinya. Tetapi dalam pandangan tradisional jiwa itu disebut makhluk halus. Menurut James P Pratt ada 4 kemampuan Jiwa manusia yaitu :
- menghasilkan kualitas indera
- mampu menghasilkan makna yang berasal dari penginderaan khusus
- memberi tanggapan hasil indera
- memberi tanggapan terhadap proses yang terjadi dalam pikiran
Kesimpulan dari pelajaran ini adalah realitas manusiawi-realitas principal terbentuk dari 2 elemen yaitu materi dan spiritual. Badan dan Jiwa adalah satu kesatuan. keduanya saling mempengaruhi.
Di pelajaran ini saya diberikan tugas oleh dosen untuk membuat dialog imajinatif tentang jiwa dan badan yang sedang berbicara,ini tugas kelompok saya:
Persahabatan Sejati Jiwa dan Badan
Narator : "Sahabat" apakah yang terpikir oleh Anda
jika mendengar kata tersebut? Orang yang selalu berada di sisi Anda ketika
suka dan duka? Orang yang selalu mengerti kondisi Anda walau Anda tidak
mengatakannya? Ya, semua itu benar. Sahabat merupakan dua badan tetapi menjadi
satu jiwa dengan kita.
Sahabat memang memiliki badan yang berbeda, tetapi jiwa yang
bersatu di antara dua badan yang berbeda tidak mungkin dapat
dipisahkan. Jiwa tidak mungkin terlepas dari badan karena mereka merupakan satu
kesatuan.
Tetapi
dua jiwa yang bersahabat yang
dimiliki oleh dua badan pasti akan bersatu layaknya persahabatan antara
'Badan' dan 'Jiwa'. Dimulai dari sebuah perkenalan yang sangat asing
hingga menjadi persahabatan yang tidak pernah putus dan bahkan tidak akan ada
seorangpun yang dapat memisahkan hubungan persahabatan yang terjalin secara
alami tersebut. Walau sangat jarang untuk berkomunikasi, tetapi tali
persahabatan itu tetap terjalin erat. Sampai pada suatu kondisi dan waktu yang
membuat kedua sahabat itu menabrak suatu batu yang
mengguncangkan persahabatan mereka.
Jiwa: Halo, Badan!!
Sudah 3 tahun kita tidak bertemu akhirnya hari ini kita bisa bertemu. Aku
senang sekali. Aku sangat merindukanmu, Badan.
Badan:
Begitukah? Aku juga merindukanmu. (dengan nada tidak peduli)
Jiwa : Hey, bagaimana dengan kabarmu? Aku tahu, kamu pasti akan selalu sehat.
Badan : Kalau kau sudah tahu, kenapa masih bertanya?
Jiwa: Kenapa kamu seperti itu? Aku sangat merindukanmu, Badan. Aku ingin mendengar seluruh kabar darimu. Kau dan aku ‘kan selalu bersama ketika dulu.
Badan: Ya, itu dulu tapi sekarang aku tidak mau bersama denganmu. Dan kenapa kita harus bersama? Padahal kita itu berbeda dan sangat berbeda.
Jiwa : Karena
kita adalah satu
kesatuan. Makanya kita akan selalu bersama dan bersahabat.
Badan : Kenapa begitu? Haruskah kita bersatu dan bersahabat?
Jiwa : Iya, kita harus bersatu untuk membentuk pribadi manusia. Pada dasarnya, manusia sangat membutuhkan kita untuk kepribadian mereka.
Badan : Kenapa kita tidak sendiri-sendiri saja untuk membentuk pribadi manusia? Aku bisa melakukannya sendiri.
Jiwa : Bagaimana cara kamu melakukan sendiri? Kamu tidak akan bisa melakukannya sendiri. Kita harus selalu bersama dan wajib bersama karena kita tidak dapat dipisahkan oleh apapun.
( Badan terdiam )
Jiwa: Pada dasarnya, aku
sangat membutuhkanmu. Tanpamu aku tidak bisa hidup
dan bergerak.
Kenapa kamu bisa berpikiran seperti itu, Badan?
Badan : Tidak, aliran dualisme berkata bahwa kita itu berbeda dan terpisah.
Jiwa : Cobalah kau lakukan jika kau dapat lakukan. Tetapi pada aliran monisme kita itu sama. Dan tidak berbeda. Bagaimana kamu bisa menjadi badan jika kamu tidak memiliki jiwa. Dan sebaliknya aku membutuhkanmu, Badan.
Badan:
Bagaimana aku dapat mempercayaimu? Bagaimana jika suatu saat kau
meninggalkanku?
Jiwa: Kau harus percaya
padaku, Badan. Memang suatu saat aku pasti akan meninggalkanmu. Maaf, aku tidak
bermaksud meninggalkanmu dan mengganti dirimu dengan yang lain. Tapi, ini
memang harus kulakukan.
Badan: Kau berkata kita tidak
boleh terpisah. Tetapi, kau malah memutarbalikkan semuanya sekarang! Bagaimana
aku dapat mempercayaimu!
Jiwa: Badan,
dengarkanlah aku. Aku juga menginginkan agar kita tidak terpisah. Tetapi, aku
tidak bisa. Aku benar-benar minta maaf. Aku berjanji akan selalu bersamamu,
Badan. Walaupun aku tidak berada dekat dengan dirimu, tetapi aku akan selalu
bersamamu sebagai bulan yang akan menerangi malammu yang gelap, menerangi
siangmu sebagai matahari, dan menjagamu dari kejauhan sebagai bintang.
Badan: Apakah kau pasti
menepati janjimu?
Jiwa: Aku bersumpah akan
menepati janjiku, Badan. Aku akan selalu dan selamanya memperhatikan dan
menjagamu walau dari kejauhan. Oleh karena itu, sebelum waktu perpisahan kita
tiba, maukah kau membuat kenangan-kenangan indah bersamaku?
Sumber : Power Point Perkuliahan
JUMAT 26 SEPTEMBER 2014
Pada hari ini dosen saya memberikan penjelasan tentang Afektivitas,Kebebasan, dan Intelegensi. Pertama-tama saya akan memberi tahu apa saja yang sudah saya pelajari tentang Afektivitas.
AFEKTIVITAS
saya akan mulai menjelaskan pendahuluan awalnya,yaitu sebagai berikut. Afektivitas yang membuat manusia "berada" di dunia kemudian berpartisipasi dengan orang lain.
Aktivitas lah yang mendorong orang untuk mencintai,mengabdi, dan kreatif.
Cinta itu adalah afektivitas positif, sedangkan benci itu adalah afektivitas negatif.
Bila obyek memiliki manfaat bagi subyek, subyek baru mencintainya atau yang disebut dengan Cinta Utilitaris.
Cinta membuktikan diri dalam perbuatan-perbuatan, tetapi cinta itu mendahului perbuatan. Kehidupan afektif ini bukan hanya menyangkut tentang merasa saja,tetapi hal spiritual juga.
Cinta akan diri sendiri itu akan membuktikan seseorang bila ia benar-benar mencintai orang lain.
Jadi,arti dari afektivitas ini adalah seluruh perbuatan afektiv yang dilakukan subyek sehingga subyek ditarik obyek atau sebaliknya
KONDISI-KONDISI AFEKTIVITAS MANUSIA
Maksud kondisi afektivitas adalah agar terjadi suatu afektivitas,perlulah suatu ikatan kesamaan antara subyek dan obyek. Misalkan kondisi Kesenangan.
Arti dari kesenangan ini adalah perasaan yang dialami subyek bila ia dihinggapi oleh keadaan yang lebih baik.
JIWA DAN KEBEBASAN
Selanjutnya adalah mengenai jiwa dan kebebasan.Sebelum saya menjelaskan mengenai arti dari kebebasan sendiri,saya akan menjelaskan sedikit antara kaitan Jiwa dengan Kebebasan.
Karena jiwalah manusia menjadi makhluk yang bebas. eksistensi jiwa dalam tubuh memapukan manusia untuk menghadirkan diri secara total di dunia dan memungkinkan manusia menentukan perbuatannya.
Arti dari kebebasan ini adalah tidak ada hambatan,paksaan,aturan, tetapi bukan kebebasan eksistensial.
Kebebasan eksistensial ini berarti kesanggupan memilih dan memutuskan. Erich Fromm mengatakan "Sejarah manusia merupakan sejarah memperjuangkan kebebasan" yang berarti kebebasan menjadi bagian yang tak terpisahkan dari eksistensi manusia. Kemudian di kebebasan eksistensial ini terdapat nilai Humanistik yaitu :
- meibatkan pertimbangan
- mengedepankan nilai kebaikan
- menghidupkan otonomi
- menyertakan tanggung jawab
Ada juga kebebasan yang dipandang secara Determinisme. Determinisme berarti Aliran yang menolak kebebasan sebagai kenyataan hidu bagi manusia. Kegiatan manusia berjalan menurut keharusan yang bersifat deterministik.
Deterministik ini dibagi menjadi 4 bagian yaitu :
- fisik-biologis
- psikologis
- sosial
- teologis
- menyangkal sifat multidimensional dan paradoksal manusia
- menyankut bahwa manusia selalu melakukan evaluasi dan penilaian terhadap tindakannya
- menafikan adanya tanggung jawab ( menuntut tanggung jawab tetapi kita yang berbuat salah )
Disini juga terdapat kebebasan sosial. Kebebasan sosial ini dibatasi oleh beberapa hal seperti fisik,psikis,normatif, dan juga kebebasan kita itu dibatasai oleh kebebasan orang lain.
Ada 4 alasan mengapa ada batasan kebebasan sosial;
- menyertakan pengertian
- memberi ruang bagi kebebasan eksistensial
- menjamin pelaksanaan keadilan di masyarakat
- terkait dengan hakikat manusia sebagai makhluk sosial.
- Zaman abad pertengahan ( kebebasan dilihat dari perspektif teoritis )
- Zaman modern ( Perspektif teoritis diubah menjadi manusia sebagai pusat dari segalanya )
- Era kontemporer ( kebebasan di permasalahkan dari sudut pandan sosial )
- Kebebasan dari Timur ( dilihat dari keinginan Egoistik )
KOMPLEKSITAS PENGETAHUAN MANUSIA
Arti pengetahuan adalah suatu kegiatan yang mempengaruhi subjek dalam dirinya.Pengetahuan merupakan nilai bagi makhluk yang mempunyai baik manusia,tumbuhan,maupun binatang. Pengetahuan adalah suatu kekayaan dan kesempurnaan. Berkat pengetahuanlah semua yang terdapat di dalam dan di luar diri manusia menjadi nyata.
Pengetahuan adalah perseptif dimana pengetahuan ini adalah gerak kita yang spontan terjadi seperti mengedipkan mata,gerakan tangan,tingkah laku kita sehari-hari.
Pengetahuan adalah reflektif dimana pengetahuan membuat objek kodrat dari realitas apa pun yang diungkapkan melalui ide-ide,konsep,atau karya seni.
Pengetahuan adalah diskurtif dimana ketika ia memperhatikan suatu objek dari benda.
Pengetahuan adalah induitif yaitu ketika menangkap atau memahami secara langsung benda atau situasi dalam salah satu aspeknya.
Pengetahuan adalah Induktif yaitu ketika ia menarik yang universal dari yang individual
Pengetahuan adalah dedukif yaitu ketika ia menarik yang individual dai yang universa
Pengetahuan adalah kontemplatif ketika ia mempertimbangkan hal itu sendiri dan untuk dirinya sendiri
Pengetahuan adalah spekulatif yaitu ia mempertimbangkan hal dalam ide atau konsep tentang hal itu
Pengetahuan adalah praktis yaitu ia mempertimbangkan hal tersebut sebagaimana manfaat bagi dirinya.
Pengetahuan bila dilihat dari segi subjek :
- Keterbukaan ( si pengenal bisa menjadi sadar akan eksistensi dan kodrat realitas )
- Kemampuan menyambut ( objek yang dikenal mempengaruhi eksistensi subjek sendiri)
- Interioritas ( ada tempat bagi si pengenal dalam dirinya )
BUKAN INTELEGENSI MANUSIA
Pengetahuan manusia adalah sekaligus inderawi dan intelektif. Keduanya itu bersifat sinergis, berkat inderawi pengtahuan manusia menyerupai pengetahuan hewan dan berkat keduanya ia melebihi secara esensial.
Perbedaan radikal antara pengetahuan manusia inderawi hewan dengan manusia terletak dalam fakta struktural,pengetahuan inderwi manusia lebih di ilhami oleh intelegensi sebagai tujuan.
KEGIATAN INTELEGENSI MANUSIA
Kondisi apakah suatu intelegensi yang terjelma berkegiatan :
- intlegensi merupakan salah satu kemampuan manusia dan beroperasi dengan partisipasi semua kemampuan lain.
- apa yang dimengertinya selalu dipahami
- tak bisa memahami sesuatu secara mendalam dengan seketika,melainkan secara progresif
- intelegensi melalui aktiitas dinamisme intelektual saja
- untuk dapat dimengerti dibutuhkan kolaborasi
KODRAT INTELEGENSI MANUSIA
Menurut aliran sensualisme atau empirisme psikologi masukan informasi lewat inderalah tempat bergantungnya pengetahuan dan intelegensi kita. Intelegensi melewati batas-batas organis. Keunggulan itu disebabkan karena intelegensi merupakaan suatu keterbukaan dan kemampuan menerima yang murni,ia bersifat tak berubah dan mengandung norma-norm yang stabil.
Intelegensi suatu kemampuan yang dapat disolir suatu penentuan aksidental atau sekunder,ia meresapi,mengkarakterisitikan dan mengspesialisasikan substansi.Intelegensilah yang mendasari martabat yaitu kemampuan mutlak,yang mendasari otonom dan kebebasan nya. Intelegensi adalah prinsip kekekalan dalam diri kita,kematian bukanlah kehancuran total,karena adanya roh yang tidak musnah bersama daging.
Sumber: Power Point Perkuliahan
KAMIS 2 OKTOBER 2014
Pada KBK hari ini saya mempelajari mengenai Manusia dan etos kerja. Pada pembelajaran ini saya bersama dosen dan teman-teman satu angkatan melakukan Field Trip,yaitu pergi ke sebuah perkampungan Betawi yang berlokasi di Jakarta Selatan tepatnya di perkampungan Betawi Setu Babakan.
Pada pagi pukul 6.45 tadi kami diberikan pembelajaran singkat tentang Manusia dan etos kerja ini di kelas. Setelah mendengarkan presentasi singkat dari dosen,kami ramai-ramai jalan menuju bis kami masing-masing.Kami berangkat kurang lebih pada pukul 8.30. Diperjalanan cukup macet pada pagi tadi sehingga perjalanan kurang lebih menjadi satu setengah jam. Kita sampai disana pada pukul 10.00.
Sesampainya disana kami langsung menelusuri kampung Betawi ini.Kami bberkumpul di pinggir danau untuk mendapat briefing dari dosen kami.Briefing tersebut adalah tugas untuk kami yaitu mewawancarai para pedagang disana serta mencari tau seni dan budaya di kampung Betawi ini. Setelah briefing kami diberi makan siang terlebih dahulu dan saya beserta kelompok saya makan siang terlebih dahulu sebelum melakukan tugas yang diberikan oleh dosen kami.
Sesudah selesai makan siang kelompok kami langsung mencari pedagang untuk di wawancarai. Para pedagang akan kami berikan beberapa pertanyaan yaitu nama,usia,berapa lama mendagangkan barang dagangannya,pengalaman suka dan duka dalam berdagang,pengalaman religius (akur atau tidak nya dengan pedagang lain yang berbeda agama),penghasilan rata-rata per hari atau per bulan,mengenai keluarga pedagang tersebut. Kelompok kami mewawancarai pedagang minuman-minuman,pedagang kerak telor,pedagang es doger,pedagang soto betawi,pengrajin ondel-ondel dan penari tarian khas Betawi.
Tugas ini menghabiskan waktu sebanyakk 3 jam. Sesudah melakukan tugas ini kami semua berkumpul kembali untuk melakukan sesi foto satu angkatan,per kelas,dan per kelompok kami masing-masing. Sehabis sesi foto kami langsung melakukan perjalanan kembali ke UNTAR dan perjalanan memakan waktu kurang lebih 2 jam karena sangat macet di perjalanan.
Ini foto kelompok kami di kawasan Setu Babakan kampung Betawi
JUMAT,3 OKTOBER 2014
EKSISTENSIALISME MENURUT PARA AHLI
Menurut Kiegergaard
Etimologi dari kata eksistensialisme ini adalah ex = (keluar) , dan Sistentia = (berdiri). Jadi manusia bereksistensi = manusia baru menemukan diri sebagai aku dengan keluar dari dirinya.
Eksistensi nya sendiri adalah aliran filsafat yang pokok utamanya adalah manusia dan cara beradanya yang khas di tengah makhluk lain nya. hanya manusialah yang bereksistensi,tumbuhan dan hewan hanya berada tetapi tidak bereksistensi. Filsafat harus bertitik tolak pada manusia konkrit, manusia sebagai eksistensi,maka bagi manusia eksistensi mendahului esensi. Tokoh yang menganut gaya eksistensialisme antara lain: Kiegergaard,Edmund Husserl,Martin Heidegger,Gabriel Marcel,dll.
Ciri-ciri eksistensialisme adalah :
- hanya manusia yang bereksistensi
- berekesistensi harus diartikan secara dinamis,bereksistensi berarti menciptakan diri secara aktif,menjadi,merencanakan
- manusia dipandang terbuka,manusia terikat pada dunia sekitarnya,khususnya pada sesamanya.
- memberi penekanan pada pengalaman konkrit.
- yang ada itu adalah manusia konkret yang semua penting,berbeda dan berdiri di hadapan Tuhan
- Manusia tidak dapat dibicarakan 'pada umumnya' atau 'menurut hakekatnya',karena manusia pada umumnya tidak ada.
- sikap estetis ( merengguh sebanyak mungkin kenikmatan,yang dikuasai oleh perasaan )
- sikap etis ( sikap menerima kaidah 2 moral,suara hati dan memberi arah kepada hidupnya )
- sikap religius ( berhadapan dengan Tuhan )
Kedua dimmensi diatas itu bertemu dalam 'saat'. 'saat' dimana adalah titik 2 dimensi tersebut bersatu. kita menjadi eksistensi dalam saat, yaitu saat pilihan. pilihan itu merupakan suatu 'loncatan' dari waktu ke keabadian.
Subyektivisme dan eksistensi sebagai tugas
Eksistensi sebagai tugas disertai tanggung jawab. Tidak seperti berada dalam massa,eksistensi sejati memungkinkan individu dalam mengambl keputusan sendiri.
Publik dan individu
- Publik bagi Kiegergaard hanya abstraksi belaka,bukan realitas.publik jadi bahaya bila itu dianggap nyata
- Individu tidak berani tampil sendiri secara berarti. individu hanya berani jika beramai-ramai.ini adalah kelemahan etis.
Bagi Sartre, manusia mengada dengan kesadaran sebagai dirinya sendiri. Keberadaan manusia berbeda dengan keberadaan benda lain yg tidak memiliki kesadaran.
asas pertama untuk memahami manusia harus mendekatinya sebagai subyektivitas.apapun makna yang diberikan pada eksistensinya. Berada dalam diri itu tidak sama dengan berada untu diri.
Baru kalau kita secara refleksif menginsyafi cara kita mengarahkan diri pada objek.
SENIN 6 OKTOBER 2014
Pada KBK Filsafat hari ini dan juga sebagai hari terakhir mempelajari KBK Filsafat ini,saya mempelajari mengenai Filsafat Psikologi. Filsafat Psikologi ini mempelajari tentang hubungan antara filsafat dengan psikologi.
Pertama-tama dosen saya memberikan video mengenai manusia yang memiliki fisik yang sama. Dalam video ini saya mendapat kesimpulan bahwa setiap manusia maupun manusia yang fisiknya sama atau mirip sekalipun ternyata memiliki perbedaan juga. Perbedaan itu adalah kepribadian,cara berpikir,perilaku.
Video kedua dan ketiga menyampaikan bahwa setiap manusia dapat menciptakan ide-ide yang kreatif serta manusia juga memiliki talenta,tetapi beberapa manusia juga memiliki talenta yang lebih unik lagi.
Kemudian dosen saya mengajak kami semua untuk mencari tahu apa kepribadian diri kita masing-masing melalui cara kita menilai kepribadian kedua orang tua kita,apakah kepribadian kita lebih mengikuti ibu kita atau ayah kita atau tidak keduanya.
Selanjutnya kami diajari mengenai sejarah-sejarah serta tokoh Psikologi dari yang mula-mula. Seperti Wilhelm Wundt,William James,Ivan P Pavlov dengan alirannya maing-masing dan masih banyak lagi.
Sumber : Bahan Perkuliahan




Hai, temen sekelompok hahaha Dit, blog lu bagus yah. Warna background sama warna tulisannya pas dan ga terlalu kontras jadi enak diliatnya. 85 buat lu yeay :D
BalasHapusHai Adit, blog mu menarik sekali nih. Desain nya bagus dan isi nya berbobot. Skor buat mu 85 ya. Keep up the good work!
BalasHapuswah keren keren dit blog mu, isinya lumayan bagus tampilannya menarik 85 nilai untuk mu.
BalasHapusBlognya lengkap banget dan mudah dimengerti good good hhe :D 88 buat adit
BalasHapusWuiihhh , singkat jelas padat :) mantapp .. 89
BalasHapusHi adit! isi blog nya jelas dan design nya menarik juga. skor nya 88!
BalasHapusBlognya lengkap dit, aku kasih nilai 85 deh :D
BalasHapusHai dit! blog lu lengkap banget, rapi terus tulisan ga ketimpa warnanya sama background lu. gua kasih nilai 88!
BalasHapushebat sekali dah. jelas dah susunannya. 90 untuk kamu. Jia You
BalasHapusgilaaa adit udah sampe pertemuan badan dan jiwaaa! rajin bener hahahaha
BalasHapuslengkap dan bermutu, tapi ada baiknya playlistnya di ilangin ;) gua kasih nilai 88
Mantep dit cepet amat >< topic" nya Di warna in dit biar mkin Keren :)
BalasHapus